Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Ripple Caplok Rail senilai US$200 Juta, Perkuat Ekspansi Stablecoin Global

Ripple resmi mengakuisisi perusahaan infrastruktur pembayaran, Rail, senilai US$200 juta.

 


Toronto, 7 Agustus 2025 — Perusahaan blockchain ternama Ripple mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi Rail, sebuah platform teknologi pembayaran stablecoin asal Toronto, Kanada. Nilai akuisisi ini diperkirakan mencapai US$200 juta dan menjadi langkah strategis Ripple untuk memperluas dominasinya dalam ekosistem stablecoin global.

Akuisisi Strategis untuk Infrastruktur Stablecoin

Rail dikenal sebagai perusahaan yang mengembangkan infrastruktur penerbitan dan distribusi stablecoin yang terintegrasi dengan berbagai jaringan blockchain. Melalui teknologi canggih yang dimiliki Rail, Ripple berharap dapat mempercepat peluncuran dan ekspansi stablecoin-nya sendiri yang diberi nama RLUSD (Ripple USD).

CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyatakan bahwa akuisisi ini bukan hanya soal ekspansi bisnis, tetapi tentang membangun “tulang punggung keuangan digital masa depan yang lebih efisien dan inklusif.”

"Rail telah membuktikan diri sebagai pemimpin dalam dunia stablecoin dengan teknologi mereka yang gesit dan kompatibel lintas jaringan. Dengan menggabungkan kekuatan kami, Ripple akan menjadi pemain kunci dalam pasar global stablecoin," ujar Garlinghouse.

Mengapa Rail?

Rail tidak hanya menciptakan teknologi distribusi stablecoin yang handal, tetapi juga menjalin kemitraan dengan banyak institusi keuangan di Amerika Utara dan Eropa. Platform Rail memfokuskan pada penerbitan stablecoin yang diatur secara ketat dan transparan, yang saat ini menjadi tuntutan utama pasar pasca krisis kepercayaan terhadap beberapa aset kripto algoritmik.

Melalui integrasi Rail, Ripple menargetkan RLUSD dapat digunakan tidak hanya di jaringan XRP Ledger, tetapi juga di Ethereum dan Avalanche—memberikan fleksibilitas lebih tinggi bagi pengguna institusional dan ritel.

Target Selesai: Kuartal IV 2025

Proses akuisisi ini saat ini masih dalam tahap peninjauan regulator, terutama oleh otoritas keuangan di Kanada dan Amerika Serikat. Jika semua berjalan lancar, transaksi ini akan rampung pada kuartal IV tahun 2025.

Rail, yang didirikan pada 2020, akan tetap mempertahankan kantor pusat dan operasionalnya di Toronto, dan menjadi bagian dari divisi stablecoin dan infrastruktur pembayaran Ripple.

Implikasi Pasar dan Pandangan Industri

Pasar merespons positif berita ini. Harga token XRP naik sekitar 6% hanya beberapa jam setelah pengumuman resmi. Banyak analis menilai langkah ini sebagai respons strategis Ripple dalam mengimbangi dominasi stablecoin seperti USDT (Tether) dan USDC (Circle) yang telah menguasai pasar selama bertahun-tahun.

Menurut analis keuangan dari Bloomberg Crypto, Sarah Kim, akuisisi ini menunjukkan bahwa stablecoin menjadi medan persaingan utama selanjutnya di industri kripto.

"Ripple tidak hanya menargetkan transfer internasional, mereka kini mengincar posisi dalam struktur keuangan digital jangka panjang—dengan RLUSD sebagai kunci," kata Kim.

Apa Selanjutnya untuk Ripple?

Selain memperkuat stablecoin, Ripple juga tengah mengejar ekspansi kerja sama lintas-negara dalam bidang CBDC (mata uang digital bank sentral), terutama di wilayah Asia dan Timur Tengah. Dengan hadirnya Rail sebagai bagian dari infrastruktur Ripple, kemampuan mereka untuk bekerja sama dengan bank sentral diperkirakan akan meningkat.


Kesimpulan

Akuisisi Rail oleh Ripple adalah langkah besar yang mengindikasikan arah masa depan industri stablecoin: lebih teratur, terhubung, dan terintegrasi dengan sistem keuangan global. Jika berhasil, RLUSD bisa menjadi alternatif kuat bagi USDT dan USDC dalam beberapa tahun mendatang.

Ripple bukan hanya memperluas teknologi, tetapi juga memperluas visinya untuk membentuk masa depan pembayaran digital dunia.

Posting Komentar