Pasar saham global pada hari ini dibuka dengan pergerakan yang cenderung hati-hati setelah data inflasi produsen Amerika Serikat (Producer Price Index/PPI) menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan. Kenaikan ini menjadi kejutan bagi pelaku pasar karena terjadi di tengah ekspektasi bahwa tekanan inflasi mulai mereda. Data tersebut memicu kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury yields) dan mendorong penguatan nilai dolar.
Kenaikan PPI ini menjadi sinyal bahwa inflasi di tingkat produsen masih cukup kuat, yang pada akhirnya dapat memengaruhi keputusan kebijakan moneter Bank Sentral AS (The Federal Reserve). Sebelumnya, pasar hampir yakin The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan September, namun data terbaru membuat ekspektasi itu sedikit goyah. Investor kini mulai mempertimbangkan skenario bahwa pemangkasan suku bunga mungkin lebih kecil atau bahkan ditunda, tergantung pada perkembangan data ekonomi selanjutnya.
Di tengah dinamika tersebut, perhatian pasar juga tertuju pada kabar mengenai potensi investasi pemerintah AS di perusahaan teknologi raksasa, Intel. Langkah ini dikaitkan dengan strategi memperkuat sektor teknologi domestik, sekaligus menjaga daya saing industri semikonduktor terhadap kompetitor global, terutama dari Asia. Berita ini mendorong saham Intel menguat signifikan, menjadi salah satu pendorong sektor teknologi di bursa Amerika.
Sementara itu, faktor geopolitik juga membentuk sentimen perdagangan hari ini. Pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Vladimir Putin di Alaska menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu. Investor menilai, hasil pertemuan ini dapat memengaruhi arah hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Rusia, terutama terkait isu perdagangan energi dan keamanan global.
Secara keseluruhan, perdagangan saham hari ini mencerminkan kombinasi antara faktor fundamental ekonomi, kebijakan industri strategis, dan tensi geopolitik. Investor global akan terus memantau perkembangan data inflasi, kebijakan moneter The Fed, langkah pemerintah AS dalam memperkuat sektor teknologi, serta hasil pertemuan pemimpin dunia yang berpotensi memengaruhi arah pasar di bulan-bulan mendatang.