Cupertino, 4 Agustus 2025 – Apple dilaporkan tengah mengembangkan pembaruan besar-besaran untuk Siri, asisten virtual andalannya, yang akan menggabungkan teknologi AI generatif dengan sistem baru yang jauh lebih cerdas, intuitif, dan mampu berinteraksi secara alami dengan pengguna. Langkah ini disebut sebagai transformasi paling signifikan Siri sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2011.
Menurut laporan dari Bloomberg, proyek ini dipimpin langsung oleh dua tokoh penting Apple: Craig Federighi (Wakil Presiden Senior Divisi Software Engineering) dan John Giannandrea (Kepala Strategi AI dan Machine Learning). Dalam versi terbarunya, Siri tidak hanya akan menjalankan perintah sederhana, tetapi juga mampu memahami konteks yang kompleks, berinteraksi secara lebih manusiawi, dan bahkan merespons dokumen, gambar, hingga aplikasi yang sedang dibuka pengguna.
🔍 Mengapa Pembaruan Ini Penting?
Siri selama ini sering dikritik karena kalah saing dibanding asisten virtual lain seperti Google Assistant, Amazon Alexa, dan kini ChatGPT dan Gemini yang mengusung AI berbasis bahasa alami (LLM - large language model). Apple sadar bahwa teknologi asisten virtual telah bergerak cepat, dan Siri perlu evolusi menyeluruh agar tetap relevan.
“Kami membangun Siri dari dasar. Tidak sekadar tambal sulam, tapi benar-benar membuat ulang pondasinya,” ujar sumber internal Apple.
Dengan pendekatan ini, Siri tidak lagi dibatasi oleh skrip perintah tetap. Melainkan, Siri dapat merespons dengan penalaran logis, menyesuaikan dengan pengguna, dan belajar dari konteks pengguna secara privat — tetap dalam kerangka keamanan dan privasi tinggi khas Apple.
⚙️ Fitur Baru Siri AI 2025
Berikut beberapa fitur yang dilaporkan akan hadir:
-
Pemahaman Kontekstual Multilapis
Siri dapat memahami konteks percakapan berlanjut — misalnya, saat pengguna bertanya “Kapan jadwal saya setelah ini?” lalu melanjutkan dengan “Pindahkan ke minggu depan,” Siri tetap mengerti bahwa yang dimaksud adalah jadwal sebelumnya. -
Integrasi Aplikasi Lebih Dalam
Siri akan dapat membaca dan merespons isi dokumen Pages, email di Mail, hingga konten dalam Notes atau PDF tanpa harus membuka aplikasi secara manual. -
Pengalaman Visual
Dipadukan dengan Apple Vision Pro, Siri mampu menjawab pertanyaan berbasis penglihatan, seperti "Apa yang saya lihat sekarang?" atau "Tambahkan produk ini ke keranjang belanja." -
Komunikasi Lebih Alami dan Emosional
Respons Siri kini dikembangkan agar terdengar lebih alami, dengan intonasi suara, jeda logis, serta pemilihan kata yang sesuai dengan emosi pengguna.
🔒 Privasi Tetap Jadi Prioritas
Meski mengadopsi teknologi AI generatif, Apple tetap menegaskan bahwa data pengguna tidak akan dikirim ke server eksternal. Apple mengembangkan model AI lokal yang berjalan langsung di perangkat pengguna, memanfaatkan chip seperti Apple Silicon M3 dan M4 untuk memastikan pemrosesan cepat dan aman.
“Berbeda dengan pendekatan cloud AI seperti OpenAI dan Google, kami membangun AI yang powerful namun privat,” tegas John Giannandrea.
📆 Kapan Siri Baru Akan Dirilis?
Berdasarkan bocoran internal, Siri versi AI generatif ini akan diperkenalkan secara resmi pada WWDC 2026, dan mulai tersedia untuk publik bersama peluncuran iOS 20 dan iPadOS 20. Fitur-fitur awal kemungkinan hanya tersedia pada perangkat terbaru seperti iPhone 17 Pro, iPad Pro M4, dan MacBook dengan chip Apple M4 atau lebih tinggi.
🌍 Masa Depan Siri: Menuju Ekosistem AI Terintegrasi
Dengan transformasi Siri ini, Apple tidak hanya berfokus pada asisten suara, tetapi sedang membentuk ekosistem AI pribadi — AI yang tahu apa yang pengguna butuhkan, tetap menjaga privasi, dan mampu beroperasi lintas perangkat: dari iPhone, Mac, iPad, hingga Apple Vision Pro.
Apple juga berencana memperluas Siri menjadi asisten AI lintas bahasa dengan kemampuan menerjemahkan, memahami budaya, dan memberikan saran adaptif berbasis lokasi dan waktu.
✍️ Kesimpulan
Langkah Apple ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak mau ketinggalan dalam revolusi AI. Siri versi baru akan menjadi titik balik dalam persaingan asisten digital global. Jika berhasil, Siri tak hanya mengejar ketertinggalan — tetapi juga bisa memimpin sebagai asisten virtual yang benar-benar personal, cerdas, dan aman.
Siri 2.0 bukan sekadar asisten, tapi partner AI dalam kehidupan digital Anda.